Berikut ini Pengertian Syair

Berikut ini Pengertian Syair

Posted on

Berikut ini Pengertian Syairanwarsigit.com – Syair adalah salah satu syair lama, syairnya berasal dari Persia dan dibawa ke Nusantara seiring dengan masuknya Islam ke Indonesia. Dalam hal ini kata atau istilah syair berasal dari bahasa Arab, khususnya Syi’ir atau Syu’ur yang berarti “perasaan kesadaran”, yang kemudian kata Syu’ur berkembang menjadi Syi’ru yang berarti ayat dalam pengetahuan sehari-hari.

Dalam pergantian peristiwanya soneta mengalami perubahan dan modifikasi sehingga menjadi hal yang lumrah dalam bahasa Melayu, dilakukan dengan mengacu pada tradisi sastra syair Arab. Seniman yang berperan penting dalam pembentukan larik syair Melayu adalah Hamzah Fansuri yang karya-karyanya meliputi soneta Perahu, Soneta Burung Pingai, Soneta Dagang dan Soneta Majelis Fakir.

Ciri – Ciri Syair

Ada beberapa ciri-ciri Syair yang diantranya yaitu:

  • Setiap bait terdiri dari empat baris.
  • Setiap baris terdiri atas 8 hingga 14 suku kata.
  • Bersajak a-a-a-a.
  • Semua baris ialah isi.
  • Bahsanya biasanya kiasan.

Macam – Macam Syair Menurut Isinya

Dalam hal ini Syair dapat dibagi menjadi lima golongan, sebagai berikut:

  • Syair Panji

Syair panji ialah syair yang menceritakan tentang keadaan yang terjadi dalam istana dan keadaan orang-orang yang berasal dari istana.

Contoh syair panji ialah Syair Ken Tambuhan yang menceritakan tentang seorang putri bernama Ken Tambuhan yang dijadikan persembahan kepada Sang Ratu Kauripan.

Contoh Syair Panji (Syair Abdul Muluk)

Berhentilah kisah raja Hindustan,
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamit syah padaku sultan,
Duduklah baginda bersuka-sukaan.

Abdul Muluk putra baginda,
Besarlah sudah bangsawan muda,
Cantik majelis usulnya syahdam
Tiga belas tahun umurnya ada.

Paras elok amat sempurna,
Petah menjelis bijak laksana,
Memberi hati bimbang gulana,
Kasih kepadanya mulya dan hina

  • Syair Romantis

Syair yang menyentuh hati adalah pantun yang mengandung cinta, yang biasanya terdapat dalam hikayat alipur laram, maupun cerita-cerita lama.

Sebuah ilustrasi soneta yang menyentuh hati adalah soneta Bidasari yang menceritakan tentang seorang gadis kecil seorang tuan yang telah diturunkan oleh ibunya, cepat atau lambat dia mencari Putra Mulia “kakaknya” untuk bertemu ibunya, sebuah pertemuan terjadi dan Bidasari lama-lama terakhir memaafkan ibunya, yang telah meninggalkannya.

READ ALSO :   Inilah Pegertian Membran Sel

Contoh Syair Romantis (Syair Bidasari Lahir)

Dengarlah kisah suatu riwayat
Raja di desa negeri Kembayat
Dikarang fakir dijadikan hikayat
Dibuatkan syair serta berniat

Adalah raja sebuah negeri
Sultan Agus bijak bestari
Asalnya baginda raja yang bahari
Melimpah pada dagang biaperi

Kabarnya orang empunya termasa
Baginda itulah raja perkasa
Tiadalah ia merasa susah
Entahlah kepada esok dan lusa

Seri padukan sultan bestari
Setelah ia sudah beristri
Beberapa bulan beberapa hari
Hamillah puteri permaisuri

Demi ditentang duli mahkota
Makinlah hati bertambah cinta
Laksana mendapat bukit permata
Menentang istrinya hamil serta

Beberapa lamanya di dalam kerajaan
Senantiasa ia bersuka-sukaan
Datanglah masa beroleh kedukaan
Baginda meninggalkan takhta kerajaan

Datanglah kepada suatu masa
Melayanglah unggas dari angkasa
Unggas garuda burung perkasa
Menjadi negeri rusak binasa

Datang menyambar suaranya bahna
Gemparlah sekalian mulia dan hina
Seisi negeri gundah gulana
Membawa dirinya barang ke mana

Baginda pun sedang dihadap orang
Mendengarkan gempar seperti perang
Bertitah baginda raja yang garang
Gempar ini apakah kurang

  • Syair Kiasan

Syair alegori mengandung kasih sayang untuk ikan, burung, bunga atau buah-buahan. Adorasi adalah kiasan atau kiasan untuk peristiwa tertentu.

Ilustrasi soneta alegoris adalah kicau burung bungkuk yang menceritakan tentang cinta yang gagal karena perbedaan pangkat atau seperti cerita “seperti gundukan merindukan bulan”.

Contoh Syair Kiasan (Syair Ikan Terubuk)

Bismillah itu permulaan kalam
Dengan nama Allah Khalik al-‘alam
Melimpahkan rahmat siang dan mala
Kepada segala mukmin dan Islam

Mula dikarang ikan terubuk
Lalai memandang ikan di lubuk
Hati dan jantung bagai serbuk
Laksana kayu dimakan bubuk

Asal terubuk ikan Puwaka
Tempatnya konon dilaut Malaka
Siang dan malam berhati duka
Sedikit tidak menaruh suka

Pagi dan petang duduk bercinta
Berendam dengan airnya mata
Kalbunya tidak menderita
Karena mendengar kabar berita

Pertama mula Terubuk merayu
Berbunyilah guruh mendayu-dayu
Senantiasa berhati sayu
Terkenang putrid ikan puyu-puyu

Putrid puyu-puyu konon namanya
Didalam kolam konon tempatnya
Cantik majelis barang lakunya
Patutlah dengan budi bahasanya

READ ALSO :   Berikut 8 Rekomendasi Bisnis Online yang Sangat Menjanjikan

Kolam tu konon di tanjung padang
Disanalah tempatnya terubuk bertandang
Pinggangnya ramping dadanya bidang
Hancurlah hati terubuk memandang

Muda menentang dari saujana
Melihat putrid terlalu lena
Hati di dalam bimbang gulana
Duduk bercinta tiada semena

Gundah gulana tidak ketahuan
Lalulah pulang muda bangsawan
Setelah sampai ke tanjung tuan
Siang dan malam igau-igauan

  • Syair Sejarah

Ayat sejarah adalah ayat berdasarkan peristiwa sejarah, sebagian besar ayat sejarah berisi peperangan. Sebuah ilustrasi soneta sejarah adalah soneta konflik Mangkasar “sebelumnya disebut soneta Sipelman” yang berisi tentang konflik antara masyarakat Makassar dan Belanda.

Contoh Syair Sejarah (Syair Sejarah Negaradipa)

Mangkubumi saudagar kaya
Kerabat raja yang bijaksana
Berputra seorang elok rupanya
Empu Jatmika konon namanya.

Empu Jatmika terus bertambah usianya
Hingga dewasa menjadi cendikia
Dikawinkan dengan Sira Manguntur namanya
Putri cantik pandai bertutur kata.

Empu Mandastana dan Lambung Mangkurat
Kakak beradik tampan gagah muda belia
Itulah namanya putra Empu Jatmika
Sama elok sama tampan sama pandainya.

Karena sudah keadaan
Sakitlah Mangkubumi yang dipertuan
Hamba sahaya semua bersedih menaruh kasihan
Kemudian semua sanak famili dikumpulkan.

Saudagar Mangkubumi yang dipertuan
Sakitnya bertambah tidak tertahan
Selalu dijaga seluruh handai taulan
Dari hari berganti bulan.

Setelah Mangkubumi merasa tidak kuat bertahan
Saatnya dunia yang  fana harus ditinggalkan
Nafas terengah air mata mengalir perlahan
Lemah tak berdaya sekujur badan.

Empu Jatmika dan kedua putranya
Duduk bersimpuh bersama ibunya
Membelai mencium tangan ayahanda
Duduk terpekur membaca doa.

Lalu berkata Mangkubumi tercinta
Meninggalkan amanat kepada anakda
Hadirin mendengar dengan hikmatnya
Diterimalah wasiat oleh anak cucunya.

Adapun amanat yang ditinggalkannya
Kepada anaknya Empu Jatmika
Tersusun bunyi kata-katanya
Harus kerjakan diingat pula.

Wahai anakku Empu Jatmika
Serta cucuku Empu Mandastana
Lambung Mangkurat duduk beserta
Sira Manguntur dan neneknya Sitira.

Jika aku sudah tak ada lagi
Meninggalkan dunia yang fana ini
Pertama-tama jagalah diri
Martabat keluarga dijunjung tinggi.

Kedua pula janganlah kikir
Bersikaplah adil tak boleh mungkir
Hormatilah pula setiap orang pakir
Setiap tindakan harus dipikir.

Selain itu sebagai ketiga
Sesudah aku meninggalkan dunia
Hendaklah turut dan kerjakan segera
Pergilah anakda dari negeri kita.

READ ALSO :   Pengertian Morfem Dalam Bahasa Indonesia

Sebabnya itu wahai anakku tersayang
Di negeri Keling negeri kita sekarang
Banyaklah orang sebagai penghalang
Yang iri dengki selalu datang.

  • Syair Agama

Ayat agama adalah soneta yang paling penting, ayat agama dibagi menjadi empat, khususnya: ayat sufi, ayat tentang ajaran Islam, ayat sejarah kisah nabi dan ayat nasihat. Penting untuk disadari bahwa setiap soneta harus mengandung pesan tertentu, kita dapat mengandaikan pesan itu setelah memahami isi soneta.

Misalnya ayat agama, ayat perahu, ayat tukar “banyak yang mengatakan itu ditulis oleh Hamzah Fansuri, tetapi para ahli mengingkarinya” ayat hari kiamat, Bahr An-Nisa, ayat takbir mimpi, ayat raksi.

Contoh Syair Agama (Syair Kiamat)

Bismillah itu permulaan kalam,
Dengan nama Allah Khalikul’alam,
Dipermulai  kitab diperbuat nazam,
Supaya ingat mukmin dan Islam.

Sudah memuji Tuhan yang kaya,
Salawatkan rasul Nabi yang mulia,
Itulah penghulu segala Anbia,
Sekalian Islam jin dan manusia.

Barang yang maksiat beroleh bala,
Kerana murka Allah Taala,
Di dalam neraka ia tersula,
Badannya hancur tiada terkala.

Dijadikan dunia oleh Tuhanmu,
Bukan di sini akan tempatmu,
Sekadar ibadah dengan ilmu,
Serta amalkan dengan yakinmu.

Barang bercinta akannya mati,
Tidaklah lupa berbuat bakti,
Siang dan malam diamat-amati,
Seumur hidup tidak berhenti.

Harta itu cari olehmu,
Sambil dengan menuntut ilmu,
Serta amalkan dengan baktimu,
Supaya jangan jadi selemu.

Kami benar-benar ingin menyadari, setiap soneta pasti mengandung pesan tertentu. Kita dapat menyelesaikan pesan setelah memahami isi soneta. Contoh syair religi : Ayat Perahu, Ayat Dagang (banyak yang mengatakan ditulis oleh Hamzah Fansuri, namun para ahli menyangkalnya), Syair Kiamat, Bahr An-Nisa, Takbir Mimpi, Syair Raksi

Perbedaan Syair Dan Pantun

Pantun baris pertama dan kedua disebut sampiran, baris ketiga dan keempat disebut isi, sedangkan setiap baris sajak mengandung tujuan pencipta, pantun bersajak a-b-a-b, sedangkan pantun bersajak a.

Leave a Reply

Your email address will not be published.