Berikut ini Pengertian Dan Perbedaan Fakta dan Opini beserta Contohnya

Berikut ini Pengertian Dan Perbedaan Fakta dan Opini beserta Contohnya

Posted on

Berikut ini Pengertian Dan Perbedaan Fakta dan Opini beserta Contohnyaanwarsigit.com – Pengertian kebenaran adalah suatu peristiwa atau keadaan yang benar-benar terjadi dan bukan merupakan khayalan dan telah dilihat oleh manusia sendiri atau telah diuji dan ditegaskan pada keseluruhan populasi.

Fakta juga dapat disinggung sebagai hasil pengamatan asli yang dapat diverifikasi oleh siapa saja. Data yang didengar juga dapat disebut sebagai kenyataan jika data tersebut merupakan suatu peristiwa sebagai kenyataan dan benar-benar terjadi.

Ciri-ciri Fakta

Ciri-ciri Fakta :

  • Sudah teruji kebenarannya di depan khalayak umum serta bersifat objektif.
  • Memiliki data yang akurat atau bukti sebagai pendukung kebenarannya.
  • Pernah dilihat oleh manusia serta telah dilakukan pengujian dan pemastian di khalayak umum.

Adapun Ciri-ciri Fakta dalam Kalimat adalah sebagai berikut

  1. Memiliki Data Akurat
    Dalam kalimat fakta, teman-teman cenderung bisa menemukan ada data yang jelas terhadap suatu peristiwa. Di dalam kalimat, data tersebut dapat berupa bilangan statistic, tanggal dan waktu kejadian, maupun hal lain yang telah terverifikasi.
  2. Bersifat Objektif
    Yang dimaksud objektif dalam kalimat fakta adalah pernyataan yang terdapat di dalamnya bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak, khususnya oleh badan atau lembaga resmi.
  3. Benar-benar Terjadi
    Sebuah kalimat dapat dianggap sebagai fakta jika pernyataan di dalamnya memaparkan situasi yang benar-benar terjadi. Benar-benar terjadi berarti kamu bisa melihatnya dengan mata kepala sendiri ataupun mendengar laporan beritanya dari orang yang berwenang.

Pengertian Opini

Pengertian penilaian adalah suatu gagasan, pemikiran, atau penilaian yang biasanya tidak berimbang dan belum disetujui.

READ ALSO :   Tips dan Trik Berkebun di Apartemen

Seperti sebuah harapan dimana tidak ada seorang pun yang dapat menegaskan bahwa itu benar-benar ada atau terjadi. Meskipun suatu penilaian bukanlah suatu kenyataan, jika penilaian tersebut dapat divalidasi maka penilaian tersebut akan menjadi suatu kenyataan.

Ciri-ciri Opini

Ciri-ciri Opini :

  • Belum teruji kebenarannya dan masih bersifat subyektif.
  • Tidak memiliki data pendukung atau bukti yang akurat.
  • Merupakan suatu peristiwa yang belum terjadi, karena merupakan suatu pendapat.

Adapun Ciri-ciri Opini dalam Kalimat adalah sebagai berikut

  1. Mengandung Pendapat Pribadi
    Yang namanya opini, berarti dalam kalimat tersebut kamu akan menemukan pendapat dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Dalam beberapa kasus, pada kalimat opini ditemukan pernyataan dari orang yang sudah terkenal sehingga terkesan sebagai fakta. Padahal, perkataan orang tersebut juga masih sebatas pendapat yang belum bisa dibuktikan kebenarannya.
  2. Bersifat subjektif
    Hampir sama dengan ciri pertama, ciri kedua dari kalimat opini adalah pernyataan yang dipaparkan dalam kaimat cenderung subjektif. Artinya, hal-hal yang dikemukakan hanya menurut salah satu pihak sehingga tidak bisa dikatakan netral.
  3. Memiliki Kata Bersifat Relatif
    Pada kalimat opini, kamu akan cenderung menemukan kata yang bersifat relatif. Yang dimaksud relatif di sini adalah kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah bergantung siapa yang mengucapkannya. Kata-kata yang termasuk relatif, di antaranya paling, lebih, agak, ataupun biasanya.

Perbedaan Fakta Dan Opini

  • Fakta ialah sesuatu yang apa adanya terjadi. dalam artian, fakta tersebut ialah potret mengenai keadaan ataupun peristiwa. Oleh sebab itu, fakta sulit  untuk dapat terbantahkan disebabkan karena dapat dilihat, atau juga diketahui oleh banyak pihak. Meskipun hal demikian fakta tersebut dapat saja berubah jika ditemukan fakta baru yang jelas dan juga lebih akurat.
  • Sedangkan Opini ialah Pendapat belum benar adanya. Pendapat pribadi tersebut dapat benar bahkan dapat juga salah . pendapat seseorang tersebut juga berbeda beda dengan pendapat seseorang lainnya. suatu pendapat tersebut akan dapat semakin mendekati kebenaran apabila jika ditunjang oleh keberadaan suatu fakta yang kuat dan juga menyakinkan
READ ALSO :   Tips Cara Menggunakan Google Analytics Bagi Pemula

Cara Mudah Membedakan Fakta dan Opini

Seperti yang telah kita lihat pada ciri-ciri di atas, sebuah kenyataan memiliki informasi yang telah diuji kebenarannya dan tidak bias, sehingga dapat diurutkan sebagai kenyataan, dengan menggunakan pikiran kreatif Anda apakah kalimat itu adalah sesuatu yang asli yang telah terjadi atau hanya sudut pandang seseorang.

Kalimat penilaian biasanya mengandung kata-kata seperti bisa, seharusnya, menurut saya, dsb, karena kata-kata tersebut menunjukkan bahwa kalimat tersebut masih dalam penyusunan atau proses penilaian dan belum disahkan. Berikutnya adalah ciri-ciri kalimat penilaian.

  1. Bersifat subyektif serta dilengkapi dengan uraian tentang pendapat, saran, atau suatu prediksi.
  2. Tidak dapat dibuktikan kebenaranya.
  3. Atas pemikiran sendiri dan tidak ada narasumber.
  4. Tidak memiliki data dan bukti yang teruji keakuratannya.
  5. Menunjukkan peristiwa yang belum atau mungkin akan tejadi pada masa mendatang dan berupa rencana.
  6. Pendapat atau argumen seseorang saja.

Contoh Fakta dan Opini

Contoh Fakta

  • Sekarang, rata-rata waktu yang digunakan untuk setiap siswa untuk dapat belajar sekitar lima jam perhari
  • Sementara hal tersebut, ditahun sebelumnya, menurut survei dari sebuah lembaga LSM, waktu belajar mereka tersebut diluar dari kegiatan sekolah ialah hanya 2-3 jam per hari.

Contoh kalimat fakta :

  1. Harimau merupakan hewan yang berkaki empat.
  2. Indonesia adalah negara kepulauan.
  3. Gula dapat membuat minuman menjadi manis.
  4. Pensil itu harganya dua ribu rupiah.
  5. Oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia.

Contoh Opini

  1. Kesadaran terhadap akan pentingnya belajar di kalangan para remaja indonesia semakin meningkat, terutama dilihat dari sisi jumlah jam belajar mereka. Kesadaran tersebut perlu ditunjang oleh kepedulian orang tua dan juga  Pemerintah, misalnya dengan cara menyediakan bahan bacaan yang bermutu dan juga sesuai dengan taraf perkembangan psikologi para remaja.
  2. Perlu adanya perubahan formasi tempat duduk agar suasana dalam belajar di kelas lebih dapat menyenangkan
READ ALSO :   Tips dan Trik yang Harus Diperhatikan dalam Bisnis Online

Contoh kalimat opini :

  1. Besok saya ingin pergi ke luar negeri.
  2. Rumah itu besar sekali.
  3. Indonesia adalah negara yang indah.
  4. Mobil itu sangat cepat.
  5. Makanan buatan ibu sangat enak.

Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa fakta-fakta yang berguna merupakan dasar penilaian. Seseorang harus memiliki pilihan untuk menyatakan fakta terlebih dahulu, kemudian mengajukan penilaian. Kemudian lagi, fakta-fakta ini juga dapat berfungsi untuk memperjelas keberadaan opini. Dalam hal ini, seseorang harus memiliki opsi untuk menawarkan perspektif terlebih dahulu, kemudian hanya memiliki opsi untuk mengikutinya dengan fakta yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.